Ketua DPD FK-BPPPN Kota Makassar menyayangkan adanya pengeroyokan oleh sejumlah oknum buruh terhadap dua Anggota Satpol PP  

oleh -56 Dilihat

Makassar,lontaracelebes.id– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Makassar, Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FK-BPPPN), Muhammad Ridwan Mangasa, mengecam aksi brutal sejumlah buruh yang mengeroyok dua Anggota Satpol PP.

Diketahui, kejadian tersebut saat pengamanan unjuk rasa, pada Kamis 30 November 2023 kemarin. Dalam aksi demonstrasi buruh menuntut kenaikan Upah Minimun Kabupaten atau Kota (UMK) di Kota Surabaya.

Ridwan selaku Ketua DPD FK-BPPPN Kota Makassar, menyayangkan adanya pengeroyokan oleh sejumlah oknum buruh terhadap dua Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang sedang bertugas mengamankan aksi demonstrasi.

Oleh karena itu, ia meminta agar pihak aparat Kepolisian menindak tegas para buruh atau pelaku pengeroyokan anggota Satpol PP yang terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Selain itu, Ridwan juga menyampaikan Satpol PP merupakan garda terdepan dalam penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Lanjut iya menjelaskan, Anggota Satpol PP dalam melaksanakan tugas di lapangan bekerja secara humanis dengan sepenuh hati dan semangat yang tinggi, ujar Ridwan Mangasa Ketua DPD FK-BPPPN Kota Makassar, Jumat (01/12/2023).

Olehnya itu, Ridwan Selaku Ketua DPD FK-BPPPN Kota Makassar, menyatakan dengan tegas mendukung sepenuhnya yang dilakukan oleh Walikota Surabaya. menuntut agar para pelaku pengeroyokan segera ditangkap dan diproses secara hukum.

Seperti dilansir dari suarasurabaya.net, aksi pengeroyokan tersebut mendapat kecaman dari Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia (Walikota Surabaya) menolak berdamai, bahkan pihaknya segera melaporkan kejadian pengeroyokan ke Polrestabes Surabaya.

Hal itu menurutnya, untuk menjadi perhatian khusus agar segera kasus ini ditangani dan ditangkap Pelaku pengeroyokan tersebut.

“Laporan ke Polisi sudah dan saya juga menyampaikan pada Pak Kapolrestabes. Saya memohon dan meminta untuk menjadi atensi, karena ini sudah perbuatan yang kebangetan,” tegas Eri, Jumat (1/12). (Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.