Makassar, Lontaracelebes,id, -26 Maret 2026 Pemkot Makassar kembali melakukan penertiban kios PK 5yang berada di kelurahan tamalaba kecamatan ujung tanah yang berlokasi di jalan kalimatan dan jalan ujung tanah
Satpol PP kota Makassar yang di bekap oleh TNI/Polri dan pemerintah Setempat Melanjutkan Penertban kios yang berada di atas drenase disekitar jalan kalimatan,
Langsung menuju di Lokasi pertama yang berada dii jalan kalimatan samping prabrik terigu sekita 20 kios yang di bongkar yang selama ini dibgunakan sebagai tempat usah di atas drenase tanpa adanya perlawana dari pemilik kios
Sukses melakukan penertiban di jalan kalimatan petugas gabungan menuju ke
Lokasi yang ke dua yang berada di jalan ujung tanah di samping Depo Pertamina
Satpol PP dan TNI Polri Mendapatkan perlawanan dari warga setempat
dengan cara memhalangin
Alat berat dan melempari aparat yang ingin melakukan penertiban tersebut
Terjadinya saling dorong dan lemparan batu kepada petugas gabungan satpol PP dan TNI/polri yang ingin melakukan pembongkora mendapatkan perlawanan dari warga yang menolak kiosnya di bongkar
Terpantau dari tim media jurnalis lontaracelebes,id, Ratusan Warga dan beberapa ornas yang turun kejalan untuk melakukan aksi demo penenolakan pembokarang kios yang ingin di lakakun oleh pihak pemerintah yang berada dii jalan ujung tanah kelurahan Tamalaba kecamatan ujung tanah,mendapat perlawanan
Kericuhan terjadi saat expakator ingin menggusur kios pk5 yang berada di samping Depo Pertamina di halau warga satpol PP dan TNI/Polri memukul mundur warga hingga 1 kios sempat di expakator.
Manun warga kembali maju dengan melempari petugas dan mengejar singgah petugas Penertban mundur kembali, karena penuh pertimbangan banyak anak kecil
Kapolres pelabuhan makassar tiba di lokasi
AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si
Meninjau lansung keadaan saat ini akabit adanya bentrokan yang terjadi di jalan satando .
Kapolres AKBP Rise juga menemui Perwakilan pendemo yang menolak
Penertiban meminta untuk menahan diri agar tidak terjadi bentrokan lagi dan akan memidiasi karna adanya dokumen dokumen yang baru di serahkan oleh perwakilan warga pihak kepolisian akani telusuri kehasliannya dokumen nantinya
Kapolres pelabuhan akan meninjau kembali
Karna adanya surat alih waris dari memiliki tanah kerajaan Tallo dan akan mengecek kehasliannya yang di akui oleh warga pemilikannya dan akan menyerahkan ke Pemkot
Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise,mengatakan ini penertipan sasilistas umum karna hasil penyelidikan terakhir dari BPN sempat menyatkan ini fasum, jika ini memang fasum Pemkot berhak untuk melakukan penertiban.
Karna memang banyak tujuan ketika kita melakukan penertiban pk5 yang berada bukan pada tempatnya di drenase yang tersumbat yang mengakibatkan banjir
Atau di samping ojeb vital aktivitas masyarakatnya mungkin saja bisa terganggu
Sementara di tunda dulu untuk mengetahui ke haslian pemilikan tanah tersebut, ucap Kapolres pelabuhan makassar AKBP Rise Sandiyantanti, S.H., S.I.K., M.Si, editor ical wapimpred










